Taksi Online Dalam Peluang Bisnis

Dalam era yang serba modern ini sangat banyak sekali orang-orang sering menggunakan smartphone. karena smartphone sangat membantu sekali dalam kehidupan sehari-hari.dalam hal mencari sesuatu yang kita inginkan,menghubungi orang-orang yang kita sayangi,dll. sekarang smartphone sudah ada aplikasi untuk memesan apapun yang kita inginkan, dari makanan,barang,jasa,tranportasi ,dll.

Sekarang sudah ada taksi online yang bernama grabcar dan uber. dalam hal ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat karena kita cuma buka aplikasi lalu klik dan taksi pun akan datang. jadi kita tidak butuh lagi untuk mencari taksi di jalan raya atau pun yang lewat. lalu dalam taksi ini kita seperti naik mobil sendiri karena taksi ini tidak ada lambang taksi dan plat nomor hitam seperti mobil sendiri. dengan munculnya aplikasi seperti Uber, dan Grab, pilihan masyarakat untuk pergi menjadi lebih banyak. Tentunya, masyarakat akan melihat dari segi efektivitas dan efisiensi. Pilihan pun akhirnya jatuh kepada yang lebih murah dan mudah. Tarif yang ditawarkan lebih murah, sedangkan pengguna pun bebas mau dijemput dari mana saja.

Karena taksi online ini sangat banyak sekali manfaatnya bisa untuk dijadikan bisnis. karena sudah banyak orang yang sering menggunakan dan sangat mudah untuk memesannya. lalu mudah bagi kita untuk meraih untung dengan menjalankan bisnis taksi online ini. kita tidak perlu repot lagi untuk mencari pelanggan karena sudah banyak yang mengetahui tentang taksi onlie ini.

Tetapi dalam taksi online ini banyak sekali kontroversinya. seperti mobil yang tidak terdaftar dalam dinas perhubungan, perusahaan yang tidak terdaftar dalam negara, dll. dalam hal ini bisa dikatakan taksi online seperti ilegal dalam operasinya. karena taksi online ini banyak juga taksi konvensional banyak merugi karena masyarakat lebih memilih taksi online dibanding taksi konvensional.

Karena banyak kerugian dan ilegalnya taksi online pada tanggal 22 maret 2016 seluruh taksi konvensional dijakarta melakukan demo besar-besaran untuk menuntut taksi online dihapuskan.karena banyak sekali kerugian dalam pihak taksi konvensional dan pemerintah juga. Dan dalam hal ini pada akhirnya demo menjadi anarkis dan menggangu masyarakat disekitarnya.

Pada kasus ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengatakan akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk membahas penyelarasan aturan terkait transportasi.
“Kami akan pelajari, revisi undang-undang kita akan lihat karena prosesnya juga 1-2 tahun, intinya kami lihat mana format yang tepat,” katanya dalam konferensi pers di kantornya, Selasa malam, 22 Maret 2016.

Luhut mengatakan pemerintah membutuhkan waktu untuk mencari solusi terkait perselisihan kedua jenis layanan transportasi tersebut. “Ini enggak bisa dalam semalam atau membalikkan telapak tangan. Jadi beri kami waktu untuk cari solusi dan mengubah ini,” katanya. Dalam konfrensi pers tersebut, hadir diantaranya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Nandang Jumantara, dan Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) Jaya Brigadir Jenderal TNI Ibnu Tri Widodo. Dia memastikan pemerintah akan menjunjung asas keadilan bagi kedua belah pihak. Menurut dia, akan ada sejumlah syarat yang disesuaikan, seperti masalah tarif, pajak, dan izin usaha. “Harus bayar pajak, punya izin, karena yang beda juga masalah cost dan efisiensi,” ucapnya.

Referensi : https://m.tempo.co/read/news/2016/03/22/078756084/ricuh-taksi-online-vs-konvensional-ini-langkah-pemerintah

Views All Time
Views All Time
525
Views Today
Views Today
1

4 Comments

  • maulana sani

    Good share

  • Rubin Hakita Irwin

    Good Artikel πŸ™‚

  • marviola

    Artikel Nya keren πŸ˜€
    Sangat bermanfaat πŸ˜€

  • dewiratnasari

    Thank’s for sharing 😊

Leave us a Comment

logged inYou must be to post a comment.