PROSES KREATIVITAS WIRAUSAHA

Proses kreativitas merupakan syarat utama munculnya kewirausahaan. Proses kreativitas merupakan proses pembangkitan ide di mana individu maupun kelompok berproses menghasilkan sesuatu yang baru dengan Iebih efektif dan efisien pada suatu sistem. Aspek penting dari kreativitas adalah manusia dan proses. Manusia meru pakan pelaku yang menentukan proses berjalan dan yang menentu kan solusi permasalahan. Proses adalah aktivitas yang didisain untuk menemukan solusi. Proses tidak selalu sama dan pendekatan pun ada kalanya berbeda.

Akumulasi Pengetahuan

Kesuksesan sebuah kreativitas berhubungan dengan kemampuan pengamatan dan pencarian informasi. Wirausaha mau dan mam pu belajar, melihat, membaca dan berbicara dengan rekan kerja, menghadiri pertemuan profesional, workshop dan pelatihan se suai dengan minat calon atau wirausaha. Akumulasi pengalaman dan pendidikan selama beberapa periode akan mampu mening katkan kemampuan kreativitas wirausaha. Koratko & Hodgetts, 2007 memberikan petunjuk praktis bagi calon atau wirausaha guna meningkatkan kreativitas:

  • Membaca berbagai media sesuai dengan usaha yang akan atau sudah dilakukan.
  • Bergabung dengan kelompok profesional dan atau asosiasi kelompok usaha.
  • Memiliki kemauan untuk pertemuan profesional dan seminar.
  • Bertanya tentang segala hal kepada Isemua orang tentang usaha, bisnis yang dilakukan
  • Scanning majalah, surat kabar dan jurnal, artikel yang ber hubungan dengan bisnis yang ditekuni
  • Membangun perpustakaan sederhana untuk referensi dimasa yang akan datang yang bisa di baca kembali ketika sebuah permasalahan muncul.
  • Selalu mencari informasi yang tepat yang berhubungan de ngan bisnis yang ditekuni

Proses Inkubasi

Kreativitas individu muncul dengan melihat langsung proses kegiatan usaha yang sejenis atau berhubungan (related). Dengan melihat Iangsung akan bisa mengetahui proses bisnis yang ditekuni sebenarnya. Beberapa step yang dapat dilakukan calon atau wirausaha guna mempercepat proses inkubasi:

  • Secara rutin melihat aktivitas dan melakukan proses secara bersama atau menggambar produk yang dihasilkan.
  • Memecahkan persoalan yang terjadi dalam aktivitas bisnis tersebut.
  • Bermain, seperti olah raga, puzzles atau games.
  • Memikirkan proyek dan permasalahan sebelum tidur.
  • Melakukan perenungan terhadap permasalahan yang terjadi.
  • Kembali dan rileksasi ke permasalahan dasar.
  • Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan jenjang pencari kerja, karena dia sendiri yang akan meciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan bahkan orang lain. Misalnya :
  • Memanfaatkan barang bekas.
    Misalnya : sedotan di buat bunga, bulu ayam menjadi lukisan dan perca menjadi keset dan sebagainya.
  • Memanfaatkan barang yag di sediakan oleh alam :
    Misalnya : membuat kerajinan dari tanah liat, di jadikan gerabah dan sebagianya.
  • Memanfaatkan kejadia/peristiwa yang ada
    Misalnya : berjuang aneka minuman sepeti es buah/kelapa, es teller pada waktu musim kemarau, dan sebagainya.
  • Yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu tren dari masyarakat yang tidak terduga. Apabila kita mampu memanfaatkan dengan baik maka kondisi tersebut akan menjadi suatu peluang usaha bagi kita. Sehingga orang yang mau bekerja keras, ulet, percaya pada kemampuan sendiri, kreatif dan inovatf akan lebih mudah menemukan peluang usaha yang ada. Jika peluang usaha di gali dengan baik maka akan membuat hasil yang memuaskan.
  • Untuk digali peluang usaha atau bisnis, setiap orang harus berfikir secara positif dan kreatif yaitu :
  • Harus percaya dan yakin bahwa usahanya bisa di laksanakan.
  • Mau menerima gagasan baru dalam dunia bisnis.
  • Bersedia mendengarkan saran dari orang lain.
  • Mempuni etos karja yang tinggi.
  • Pandai bertampil, berkomunikasi.
  • Sering bertanya pada diri sendiri.
  • Inovasi adalah suatu temuan baru yang menyebabkan berdaya gunanya suatu produk atau jasa ke arah lebih produktif. Beberpa faktor yang mendorong untuk melakukan inovasi dalam usaha antara lain keinginan untuk berprestasi, adanya sifat penasaran atau keeinginan unuk menanggung resiko, faktor pendidikan, pengalaman dna adnya peluang.
    Adapun tujuan mengadakan inovasi dalam usaha sebagai berikut :
  • Untuk memenuhi keinginan dna kebutuhan masyarakat
  • Untuk menyesuakan selera masyarakat
  • Untuk meyesukaikan teknologi.
  • Untuk menarik konsumen.
    Inofasi baru dibidang produk dan jasa saat ini di hadapkan pada tiga pilihan berikut:
  • Produk atau jasa yang baru dapat di tempatkan pada salah satu pasaran yang sesuai dengan minat konsumen.
  • Produk atau jasa yang di rancang secara baru dan model baru dapat di tempatkan di tengah tengah pasar serta di sesuaikan denagna daya beli konsumen.
  • Produk atau jasa baru dapat di tamapilkan dengan tujuan dapat merebut dan memanfaatkan peluang usaha yang ada.

Usaha produk jasa di laksanakan seorang wirausaha harus terarah secara spesifik, jelas dan memiliki desain Wirausaha yang unggul selalu menghadapiperubahan dengan cepat, berhubungan dengan imajinasi, berpikir kreatif secara sistemik dan kemampuan berproses secara logis. Kombinasi tersebut merupakan kunci sukses wirausaha. Meru pakan keharusan bagi wirausaha untuk berpikir kreatif dan inovatif. Kreatif merupakan ide umum yang menghasilkan efisiensi atau efekti vitas dalam sebuah sistem (Koratko & Hodgetts, 2007).

Sumber : http://www.davishare.com/2015/01/proses-kreativitas-wirausaha.html

Views All Time
Views All Time
536
Views Today
Views Today
1

3 Comments

  • Rubin Hakita Irwin

    Good Artikel 🙂

  • Siti Shelatul Aulia

    Wahhh keren nih artikelnya

  • dewiratnasari

    Thank’s for sharing 😊

Leave us a Comment

logged inYou must be to post a comment.